๐Ÿ“‹ Tentang Kegiatan

Anak dengan Hambatan Majemuk (PDBK-HM/Siswa dengan Hambatan Majemuk) memiliki karakteristik unik karena kombinasi dua atau lebih hambatan yang disandang secara bersamaan. Kondisi ini menuntut pendekatan yang sangat spesifik dan individual. Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai ujung tombak pendidikan khusus wajib memiliki kompetensi yang mendalam dalam mengenali dan memetakan kebutuhan nyata siswa tersebut.

Melalui Pelatihan "Identifikasi dan Asesmen Siswa dengan Hambatan Majemuk bagi Guru SLB" yang diselenggarakan oleh KGTK Kepulauan Riau ini, para pendidik akan dibekali dengan kemampuan praktis untuk melakukan deteksi dini (identifikasi) serta penilaian berbasis fungsi (asesmen). Hasil akhir dari proses ini diharapkan dapat menjadi pijakan kuat dalam menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI) yang tepat sasaran bagi setiap siswa.